Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 Desember 2018
Selasa, 27 November 2018
IPS BAB 6
BAB
6 KERJA SAMA DI LINGKUNGAN TETANGGA
A.
Mengenal tetangga
Tetangga adalah orang yang
tinggal disekitar rumah kita. Tetangga bisa tinggal disebelah kanan, kiri,
belakang, dan depan. Tetangga adalah orang yang terdekat dengan kita setelah
keluarga.
Dikota, warga yang tinggal
disuatu kompleks atau suatu RT termasuk tetangga. Didesa, warga yang tinggal
satu duku termasuk tetangga. Kita harus mengenal tetangga kita dengan baik.
Misalnya, ketua RT pasti mengenal semua tetangganya.
B.
Mengenal Kerja Sama
Kerja sama adalah melakukan
tindakan bersama orang lain. Kita bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama.
Misalnya, gotong royong. Kerja sama memiliki dua syarat agar bisa berhasil
dengan baik yaitu sukareladan saling menguntungkan
a.
Sukarela
Kerja sama yang baik harus berdasarkan sukarela. Sukarela artinya mau
melaksanakan sesuatu tanpa harus dipaksa. Suatu kerja sama tidak baik hasilnya
kalaudipaksa. Orang yang terpaksa, kerjanya akan ogah-ogahan, ia tidak akan
melakukan tugasnya dengan maksimal. Contohnya, jika seorang anak malas
membereskan kamar, maka ia akan malas ataupun membersihkan dengan sekadarnya.
Karena itu, jika mau mengajak orang kerja sama, ajaklah dengan baik.
Katakan kalau kamu membutuhkan bantuan mereka. Katakan kalau kamu sangat
berterima kasih atas bantuan mereka. Kalau temanmu terlalu lelah, jangan
memaksa mereka dan hargai keputusan mereka.
b.
Saling menguntungkan
Kerja sama yang baik itu saling menguntungkan. Tidak boleh ada yang
merasa dirugikan. Misalnya, suatu kerja kelompok. Semua anggota kelompok harus
mendapatkan bagian pekerjaan ytang sama rata dan sebaiknya tidak ada yang lebih
berat ataupun lebih ringan. Kerja sama tidak akan berhasil kalau ada yang
merasa dirugikan. Kalau kamu bekerja, tetapi teman sekelompokmu tidak bekerja,
maka kamu pasti akan kesal dengan teman kelompokmu itu. Pembagian kerja seperti
ini tidak adil, merasa sakit hati dan dirugikan.
Nantinya, kamu tidak mau bekerja dengan mereka lagi. Karena itu, kerja
sama harus saling menguntungkan. Kalau kerja sama itu tidak menguntungkan, maka
mereka tidak mau bekerja sama dengan kita.
C.
Bekerja Sama dengan Tetangga
Tetangga itu sangat penting. Karena tetangga adalah orang yang terdekat
dengan kita setelah keluarga. Tetapi ada juga tetangga yang tidak mau bekerja
sama dengan tetangga lain.
D.
Bentuk Kerja Sama
Ada beberapa bentuk kerja sama yang biasa
dilakukan bersama tetangga yaitu :
a.
Membantu Tetangga
Suatu hari Bagus harus segera pergi les
bahasa inggris. Tapi, ibunya belum pulang dari pasar. Kalau Bagus menunggu
ibunya pulang, maka ia akan terlambat ketempat les.
Untung saja Bagus mengingat kata ibunya kalau ibu belum pulang, Nila
bias menitip kunci dirumah Bu Ana. Bu Ana tinggal disebelah rumah Nila.
Sekarang Nila mengerti, ia menitip kunci pada Bu Ana. Karena keluarga Bu Ana
amat baik, mereka mau dititipi kunci. Pada saat ibu nanti pulang, ibu tinggal
mengambil kunci rumah dirumah Bu Ana.
Dan beberapa hari kemudian, Bu Ana bertemu Bagus didepan rumah. Bagus
melihat Bu Ana sedang kebingungan. Ternyata kucingnya tidak bias turun dari
pohon. Maka Bagus memanjat pohondan mengambilkan kucing Bu Ana. Bu Ana sangat
berterima kasih. Sesama tetangga memang harus saling membantu.
Itulah gunanya tetangga. Sesama tetangga harus saling menolong. Jika
kita berbuat baik pada tetangga hari ini. Maka suatu saat kita juga akan
dibantu.
b.
Gotong Royong
Pak Ibrahim, Pak Martinus, dan Pak Gunawan hidup bertetangga. Mereka
tinggal di RT 8 Kelurahan Sejahtera.
Warga RT 8 terdiri dari berbagai suku bangsa. Pak Ibrahim adalah warga
keturunan Arab. Pak Martinus adalah orang Manado. Pak Gunawan adalah orang
Jawa. Mereka semua hidup rukun dan saling membantu.
Pak Sahrul adalah ketua RT 8. Setiap bulan warga RT 8 menyelenggarakan
pertemuan. Bulan ini, warga membicarakan tentang pembangunan rumah nenek
Hapsah. Rumah nenek Hapsah rusak akibat longsor.
Keesokan harinya, tepat pukul 7 pagi warga laki-laki berkumpul dirumah
nenek Hapsah. Mereka dating membawa berbagai peralatan. Ada yang membawa
gergaji, serut, cangkul, grobak, sendok pasir dan lainnya.
Pekerjaan pun dimulai. Ada mencangkul pasir, ada yang membuat bentengan,
ada juga yang memotong kayu untuk tiang. Pak Martinus memasang batu bata untuk
dinding. Sedangkan yang lainnya mengaduk semen dan pasir. Untuk menghilangkan
rasa lelah, mereka pun saling bercanda.
Kaum ibu juga ikut membantu. Mereka menyediakan makanan dan minuman.
Pembangunan rumah nenek Hapsah selesai setelah tiga hari. Nenek Hapsah merasa
sangat senang. Nenek Hapsah mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang
telah membantu.
Dari cerita diatas, seperti itulah seharusnya kita hidup bersama. Saling
menjaga kerukunan, bekerja sama, dan saling tolong menolong.
c.
Kerja Bakti
Disebuah desa yang
padat penduduknya, RT 19 selalu diadakan kerja bakti membersihkan lingkungan,
Karena sebentar lagi musim hujan tiba, Pak
RT memberitahukan warganya untuk melaksanakan kerja bakti dihari minggu.
Mereka akan membersihkan saluran air supaya air mengalir dengan lancer, dengan
begitu warga akan terhindar dari banjir dan penyakit. Hari minggu pagi warga
sudah berkumpul didepan rumah Pak RT mereka datang dengan membawa alat yang
dibutuhkan untuk kerja bakti, Ada yang membawa cangkul, sekop, golok, dan
lainnya. Pada pukul 07.30 kerja bakti dimulai, sampah yang ada disaluran air
diangkat dan dikumpulkan disuatu tempat. Pohon-pohon perdu yang tumbuh
dipinggir saluran air juga dicabut. Ibu-ibu juga ikut ambil bagian dalam kerja
bakti itu, mereka menyediakan aneka makanan dan minuman untuk warga yang ikut
kerja bakti. Tepat pukul 12.00 pekerjaan selesai, kini wilayah masyarakat RT 19
terlihat bersih dan indah. Kalau wilayah kita bersih maka penduduknya akan
sehat dan terhindar dari penyakit.
d.
Siskamling
Selain bersih dan indah, lingkungan tempat tinggal juga harus nyaman dan
aman. Bila suatu wilayah tempat tinggal sring terjadi pencurian maka warga
tidak merasa nyaman.
E.
Manfaat Kerja Sama
Kerja sama dilingkungan tetangga
mempunyai manfaatyang banyak. Kerja sama dapat menambah keakraban kita.
Dengankerja sama kita menyadar bahwa kita makhluk social. Sebagai makhluk
social kita saling membutuhkan dalam menjalani kehidupan.
Contoh dari kerja sama yaitu seperti gotong
royong. Manfaat yang kita peroleh dari kerja sama yaitu :
a.
Mempercepat selesainya pekerjaan karena dilakukan bersama-sama.
b.
Menghemat tenaga karena dikerjakan bersama-sama. Pekerjaan berat dengan
gotong royong akan tersa ringan.
c.
Mempererat hubungan persaudaraan.
d.
Terciptanya rasa aman.
IPS BAB 5
BAB
5 PENGALAMAN MELAKSANAKAN PERAN DALAM KELUARGA
A.
Pengalaman Anak dirumah
Sebagai anak kita pernah merasa
bosan menjadi seorang anak. Pastinya kita pernah berharap bisa menjadi seperti
orang tua yang bisa memerintah sesuka hati, dan merasa menjadi orang tua itu
enak. Kita berpikir menjadi seorang ibu itu enak, karena menurut kita ibu
setiap hari tinggal di rumah dan ibu tidak perlu pergi ke sekolah. Jika ibu
enggan memasak, ibu bisa membeli masakan di rumah makan. Pekerjaan itu tentunya
tidak berat bagi ibu. Tetapi ternyata
menjadi seorang ibu tidaklah mudah seperti yang kita bayangkan. Karena
tugas ibu tidak hanya memasak dan membersikan rumah tetapi, ibu juga harus
membuat keluarganya nyaman tinggal di rumah. Ibu juga harus membuat
anak-anaknya merasa di sayangi. Oleh sebab itu tugas menjadi seorang ibu
tidaklah mudah tetapi berat. Sekarang, kita tidak perlu iri dengan peran
ibu.
B.
Mengamati Perubahan Peran
Dalam keluarga biasa terjadi
perubahan peran. Misalnya bila dalam sebuah keluarga tidak memiliki seorang
ibu, tentunya peran ibu akan digantikan oleh ayah atau kakak. Bila dalam
keluarga tersebut memiliki anak lebih dari satu. Semua tugas ibu biasanya
diganti kan oleh ayah pada umumnya. Sehingga ayah mempunyai peran ganda di
samping perannya sebagai seorang ayah. Dia juga harus bekerja dan mencari uang
untuk anak-anaknya dan mendidik anak-anaknya.
IPS BAB 4
MATERI
4 KEDUDUKAN DAN PERAN ANGGOTA KELUARGA
Keluarga adalah orang yang terikat oleh
ikatan pernikahan. Keluarga juga bisa terbentuk oleh ikatan darah. Keluarga
yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak di sebut keluarga inti. Dalam keluarga
ada yang memiliki dua anak dan biasa disebut catur warga, tetapi ada juga yang
memiliki tiga anak dan biasa disebut panca warga.
Semua orang memiliki peran dalam anggota
keluarga. Peran adalah posisi yang kita miliki. Misalnya, disekolah kita
berperan sebagai murid. Di rumah kita berperan sebagai anak.
Setiap peran memiliki kewajiban dan hak.
Kewajiban adalah sesuatu yang harus kita lakukan. Hak adalah sesuatu yang kita
terima setelah menjalani kewajiban. Misalnya apa bila kita menjalani suatu
kewajiban belajar maka hak kita adalah untuk dapat beristirahat.
Di bawa ini adalah kedudukan dan peran
anggota keluarga:
A.
Kedudukan dan Peran Ayah
a.
Kewajiban Ayah
Di dalam keluarga ayah merupakan seorang kepala keluarga yang memimpin
dalam keluarga. Kepala keluarga bertanggung jawab atas keselamatan keluarga dan
kesejahteraan keluarga. Untuk memenuhi kesejahteraan keluarganya, seorang ayah
harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Apabila seorang ayah
kehilangan pekerjaannya maka ia akan kesulitan memenuhi kebutuhan keluarganya.
Ayah juga bertanggung jawab atas pendidikan anak, mengasuh dan
membimbing anaknya. Sehingga ayah juga mengetahui perkembangan anaknya dan
lebih memahami anaknya.
b.
Hak Ayah
Dalam keluarga seorang ayah
memiliki hak untuk di hormati dan di sayangi. Karena ayah sebagai kepala
keluarga maka perintahnya harus di patuhi, tetapi apa bila salah satu anggota
keluarga tidak sependapat dengan
perintah ayah , kita bisa
mengatakan kepada ayah dengan baik dan sopan.
Sebagai kepala keluarga ayah juga berhak membuat peraturan, tetapi
sebaiknya peraturan yang dibuat bersama anggota keluarga yang lain. Jika
peraturan telah ditetapkan maka seluruh anggota keluarga harus mematuhi
peraturan tersebut.
Ayah juga berhak memberi izin dan memberikan hukuman. Misalnya ayah
tidak mengizinkan anaknya bermain jauh-jauh maka anak tersebut harus mematuhi
perintah ayahnya, jika anak tersebut melanggar peraturan yang dibuat bersama
maka anak tersebut mendapat hukuman. Biasanya hukuman yang diberikan ayah bersifat mendidik, karena ayah yang baik
tidak akan menghukum anaknya tanpa alasan.
Walaupun ayah adalah pemimpin, maka ayah tidak boleh berbuat semaunya.
Apabila didalam keluarga mendapatkan suatu masalah maka harus di musyawarakan
bersama keluarga terlebih dahulu.
B.
Kedudukan dan Peran Ibu
a.
Kewajiban Ibu
Dalam anggota keluaraga kedudukan ibu adalah sebagai ibu rumah tangga.
Tugas utama ibu adalah mengurus rumah tangga dan keluarga. Misalnya ibu harus
mamasak, membersikan rumah dan lainnya.
Ibu bertanggung jawab atas kerapian rumah dan kebersiha rumah, disamping
itu anak juga membantu ibu untuk membersihkan rumah. Karena ibu tidak akan
sanggup mengerjakan pekerjaan rumah sendiri.
Apabila semua pekerjaan rumah dilakukan
oleh ibu, maka ibu akan kelelahan. Sebaiknya ayah dan anak juga ikut membantu
pekerjaan rumah tangga ibu.
Ibu adalah wakil kepala keluarga.
Ibu berkewajiban mendidik anaknya dan mengurus keperluan sandang,pangan. Agar
keluarga tetap sehat dan kebutuhannya tercukupi.
Ibu juga mengatur dan membagi tugas kepada anak-anaknya. Setiap anak
memiliki tugas yang sesuai dengan kemampuanya. Misalnya membersikan tempat
tidur, menyapu halaman rumah dan lainnya. Ada juga ibu yang berkerja untuk
menambah penghasilan ayah, namun ada juga ibu yang berkerja untuk memenuhi
seluruh kebutuhan keluarga. Ibu yang bekerja memiliki tanggung jawab yang
berat.
Ibu sangat penting dalam rumah tangga,karena apabila tidak ada ibu
kehidupan keluarga tidak akan berjalan dengan baik.
b.
Hak Ibu
Hak ibu adalah dihormati dan di sayangi oleh anggota keluarga. Apabila
ibu memberikan nasehat kepda anaknya, maka sebagai anak harus mendengarkan
nasehat ibu. Jika seorang anak tidak sependapat dengan ibu, anak tersebut dapat
mengatakan kepada ibunya dengan baik dan sopan dan jangan sampai membantah atau
menyakiti hati ibu.
Ibu juga memiliki hak untuk mendapatkan nafkah dari ayah, tetapi dengan
berkembangnya zaman selain ayah banyak
ibu yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
C.
Kedudukan dan Peran Anak
a.
Kewajiban Anak
Anak mempunyai kedudukan istimewa dalam keluarga . Bagi orang tua, anak
adalah segala-galanya. Karena itu, orang tua rela bekerja keras demi
anak-anaknya. Orang tua juga rela mengeluarkan banyak uang demi anak-anaknya.
Sebagai anak, kita harus membalas kebaikan ayah dan ibu. Seorang anak
wajib patuh pada kedua orang tuanya. Kalalu orang tua membuat peraturan, sebagai
anak yang baik haruslah kita mematuhi peraturan yang ada dan jangan sampai
melanggarnya. Seorang anak juga wajib menghargai kedua orang tuanya.
b.
Hak Anak
Seperti ayah dan ibu, anak juga mempunyai hak. Hak anak yaitu disayangi
oleh orang tuanya. Anak juga mempunyai hak untuk mendapatkan perhatian dari
orang tuanya. Jadi, kalau orang tuamu tidak memperhatikanmu, kamu boleh protes.
Katakan pendapatmu pada orang tuamu dengan baik dan sopan.
Anak pun juga mempunyai hak untuk dibimbing dan diberi nafkahdari orang
tuanya. Sebagai orang tua harus memberi tahu kepada anaknya yang mana yang
benar dan mana yang salah. Orang tua juga harus memenuhi kebutuhan hidup
anaknya. Namun, kebutuhan itu harus sesuai dengan kemampuan orang tua. Sebagai
anak tidak boleh meminta barang yang terlalu mahal bagi orang tua.
Contoh hak anak yaitu bermain, tetapi sebaiknya pilihlah tempat bermain
yang aman. Lakukanlah dengan permainan yang tidak membahayakan dan sebagai
orang tua haruslah memberikan saran agar anaknya tidak salah pilih dalam
pertemanan dan memilih permainan yang baik.
D.
Perubahan Peran dalam Keluarga
Pada umumnya seorang ayah adalah
kepala keluarga dan ibu sebagai ibu rumah tangga yang tugasnya mendidik dan
membimbing anak. Tetapi,sekarang banyak perempuan Indonesia yang menjadi
Insinyur, dokter, Hakim, Guru dll. Bahkan ada juga yang menjadi anggota TNI dan
Porli.
Banyak perempuan Indonesia yang
menduduki jabatan penting. Ada yang bekerja dikantor pemerintahan, diperusahaan
swasta, bahkan ada juga perempuan yang membuka usaha sendiri. Ada pula yang
menjadi menteri dalam kabinet. Misalnya, Presiden wanita yaitu ibu Megawati.
Perempuan bisa bekerja diluar
rumah untuk mencari nafkah. Namun demikian, kedudukannya dalam keluarga tetap
sebagai ibu rumah tangga. Ada juga seorang ayah yang membuka usaha dirumah,
sehingga waktunya lebih banyak dirumah bersama anaknya dibandingkan ibunya.
Misalnya, ayah yang membereskan rumah, memasak, menyapu dll.
IPS BAB 3
MATERI 3: PERISTIWA PENTING DALAM
KELUARGA
SK:
Memahami peristiwa penting dalam keluarga secara kronologis.
KD:
Memahami dokumen dan benda penting keluarga sebagai sumber cerita.
Keluarga
adalah ikatan kekerabatan yang tersiri dari ayah, ibu, dan anak. Kadang-kadang
didalam keluarga ada kakek dan nenek serta pembantu. Di dalam sebuah keluarga
tentu pernah mengalami peristiwa. Peristiwa adalah kejadian yang pernah terjadi
di masa lampau. Peristiwa ada yang menyenangkan ada pula yang menyedihkan.
A. Peristiwa Menyenangkan.
Peristiwa menyenangkan adalah
peristiwa yang membuat kita tertawa. Peristiwa menyenangkan itu antara lain
sebagai berikut.
1. Peristiwa lahirnya seorang anggota
keluarga.
2. Pesta pernikahan.
3. Peristiwa khitanan.
4. Merayakan hari ulang tahun.
Ada sebagian keluarga yang selalu
merayakan hari ulang tahun dari anggota keluarganya. Tidak merayakan ulang
tahun tidak menjadi masalah. Ulang tahun tidak harus selalu dirayakan. Yang
wajib kita lakukan setiap kita ulang tahun adalah bersyukur kepada Tuhan Yang
Maha Esa karena kita masih diberi umur sampai sekarang. Kita juga harus selalu
berdoa semoga umur yang diberikan kepada kita selalu kita gunakan untuk hal-hal
yang baik dan bermanfaat.
5. Merayakan hari raya/lebaran.
Umat Islam selalu merayakan hari
raya Idul Fitri. Setiap setahu sekali hari raya itu dirayakan. Setelah sebulan
sebelumnya berpuasa satu bulan penuh. Setelah sebulan penuh kita berpuasa, esok
harinya umat islam menunaikan shalat Id. Suasananya sangat meriah. Dimana-mana
dikumandangkan takbir dan tahmid.
Di hari raya itu semua saling
bermaafan. Sanak saudara semua berkumpul di rumah orang tuanya, baik yang dekat
maupun yang jauh. Mereka yang jauh dari orang tuanya menyempatka untuk pulang,
guna berkumpul dengan sanak keluarga. Semua menyambut hari lebaran dngan
gembira.
Di jawa ada adat sungkeman setiap
hari raya Idul Fitri. Sungkeman adalah acara saling memaafkan dimulai dari anak
minta maaf kepada orang tuanya. Sungkeman dimulai dari yang tertua kemudian
menyusul anak yang lebih muda. Biasanya orang tua memberi uang kepada
anak-anak. Nenek memberi uang kepada cucu-cucu mereka. Berkumpulnya sanak
keluarga ada kalanya juga diabadikan.
6. Peristiwa wisuda.
B. Peristiwa Menyedihkan.
1. Nilai di Rapor yang jelek.
2. Sakit.
3. Terjatuh dari sepeda.
4. Uang saku hilang.
C. Urutan Peristiwa Penting dalam Keluarga.
Setiap keluarga mengalami peristiwa
penting. Peristiwa penting dalam keluarga dimulai dari pernikahan. Peristiwa pernikahan
ada yang meriah, ada juga yang sederhana. Setelah pernikahan, maka muncullah
keluarga baru. Biasanya keluarga baru tersebut kemudian mempunya anak.
Peristiwa kelahiran juga merupakan peristiwa yang menyenangkan.
Urutan kejadian dalam keluarga adalah
sebagai berikut:
Pernikahan Ibu hamil Anak lahir Anak usia balita masuk sekolah TK masuk SD Dikhitan Adik belajar
Setiap peristiwa melalui bebrapa
urutan kejadian. Contohya peristiwa pernikahan. Urutan pertama keluarga lelaki
melamar gadis. Urutan kedua lamaran diterima. Kedua belah pihak menentukan hari
dan tanggal pernikahan. Pesta pernikahan dilaksanakan.
IPS BAB 2
MATERI 2: MANFAAT DOKUMEN KELUARGA SEBAGAI SUMBER CERITA
SK:
Memahami peristiwa penting dalam keluarga secara kronis.
KD:
Memanfaatkan dokumen-dokumen dan benda penting keluarga sebagai sumber cerita.
A. Dokumen dalam Keluarga.
Keluarga adalah satu kesatuan yang
beranggotakan ayah, ibu, dan anak. Setiap keluarga memiliki dokumen. Dokumen
keluarga berguna untuk kepentingan satu keluarga. Macam-macam dokumen keluarga
antara lain sebagai berikut.
1. Surat Nikah.
Surat nikah adalah dokumen penting. Setiap
orang yang sudah menikah mempunyai surat nikah. Buku nikah diterbitkan oleh
Kantor Urusan Agama. Kantor Urusan Agama disingkat KUA. Dalam surat nikah
tertulis:
a.
Nama ayah
b. Nama ibu
c.
Hari dan
tanggal pernikahan
2. Kartu Keluarga.
Kartu keluarga disingkat KK. Setiap
keluarga mempunyai kartu keluarga. Data anggota keluarga ditulis dalam kartu
keluarga. Kartu keluarga dibuat oleh kantor kecamatan. Dalam KK ditulis:
a.
Nama semua
anggota keluarga.
b. Tanggal lahir semua anggota
keluarga.
c.
Jenis
kelamin semua anggota keluarga.
d. Agama semua anggota keluarga.
3. Kartu Pelajar.
Kartu pelajar adalah kartu identitas
bagi pelajar. Kartu keluarga dibuat oleh sekolah. Dalam kartu pelajar ditulis:
a.
Nama
b. Tempat dan tanggal lahir
c.
Nama
sekolah
d. Kelas
e.
Alamat
rumah
4. Kartu Tanda Penduduk.
Semua orang yang sudah berumur 17
tahun keatas harus mempunyai KTP. KTP singkatan dari Kartu Tanda Penduduk. KTP
merupakan identitas diri. KTP dibuat di kantor kecamatan. Pada KTP ditulis:
a.
Nama
b. Tempat dan anggal lahir
c.
Alamat
d. Agama
e.
Pekerjaan
Setiap KTP memiliki nomor. KTP tidak
berlaku untuk selamanya. Masa berlakunya lima tahun.
5. Paspor.
Paspor merupakan surat untuk masuk
ke negara lain. Kalau pergi ke luar negeri harus membawa paspor. Paspor
dikeluarka oleh kantor imigrasi. Paspor merupakan surat penting.
6. SIM.
SIM harus dimiliki oleh setiap
pengemudi kendaraan. SIM bisa dicari di kantor Satlantas. Ada dua jenis SIM,
yaitu SIM A dan SIM C. SIM A untuk pengendara kendaraan roda empat. SIM C untuk
pengendara roda dua. Pada SIM tertulis:
a.
Nama
b. Tempat dan tanggal lahir
c.
Tinggi
badan
d. Golongan darah
e.
Pekerjaan
dan nomor SIM
7. STNK
STNK singkatan dari Surat Tanda
Nomor Kendaraan. Semua kendaraan bermesin harus dibawa setiap mengendarai
kendaraan bermesin. Di dalam STNK ditulis:
a.
Nama
pemilik kendaraan bermotor
b. Jenis kendaraan bermotor
c.
Besarnya
pajak
d. Tanggal pembayaran pajak
e.
Masa
berlakunya STNK
8. Sertifikat
Semua barang berharga mahal ada
sertifikatnya. Contohnya tanah, rumah, kios dan lain-lain. Sertifikat tanah
dibuat oleh Badan Pertanahan Nasional. Badan Peratahan Nasional disingkat BPN.
Dalam sertifikat tanah ditulis:
a.
Nama
pemilik
b. Luas tanah
c.
Gambar
letak tanah
d. Batas-batas tanah
B. Manfaat Dokumen dan Benda Penting Keluarga.
Mengapa dokumen perlu dirawat?
Dokumen perlu dirawat karena ada
manfaatnya. Setiap dokumen berbeda-beda manfaatnya. Kegunaan atau
manfaatdokumen antara lain sebagai berikut:
1. Untuk mencari pekerjaan, atau
bepergian.
2. Untuk hiasan atau untuk mengenang
masa lalu.
Untuk lebih jelasnya, marilah kita
pelajari satu persatu kegunaan dokumen.
1. Kartu Keluarga.
Manfaat Kartu Keluarga antara lain:
a.
Mencari
KTP.
b. Memperoleh asuransi kesehatan.
c.
Mencari
beasiswa.
d. Memperoleh tunjangan dana sosial.
2. Kartu Tanda Penduduk.
KTP bermanfaat untuk:
a.
Sebagai
identitas diri ketika bepergian jauh.
b. Untuk melamar pekerjaan.
c.
Untuk
mengurus surat-surat penting.
d. Memperoleh layanan asuransi
kesehatan.
e.
Membuka
rekening tabunga di bank.
f.
Mengurus
surat-surat penting, dan masih banyak lagi kegunaan yang lain.
3. Surat Nikah.
Orang yang sudah menikah mempunyai
surat nikah. Surat nikah bermanfaat untuk:
a.
Mencari
akta kelahiran anak.
b. Memperoleh tunjangan penghasilan
keluarga.
c.
Memperoleh asuransi kesehatan.
4. Kartu Pelajar.
Kartu pelajar hanya dimiliki oleh
mereka yang masih jadi pelajar. Manfaat kartu pelajar adalah:
a.
Sebagai
kartu identitas.
b. Untuk daftar ulang.
c.
Untuk
meminjam buku di perpustakaan.
5. Surat Izin Mengemudi (SIM).
Manfaat SIM antara lain:
a.
Sbagai
kartu identitas diri.
b. Sebagai bukti sudah sah menjadi
pengemudi.
c.
Untuk
mendapatkan asuransi apabila terjadi kecelakaan.
6. Surat Tanda Nomor Kendaraan.
STNK bermanfaat untuk:
a.
Bukti
kepemilikan kendaraan.
b. Bukti pembayaran pajak.
7. Piala dan Medali.
Piala dan medali bermanfaat untuk:
a.
Sebagai
bukti sebuah prestasi.
b. Sebagai kebanggaan.
c.
Untuk
mengenang sebuah keberhasilan.
d. Untuk membangkitkan semangat.
8. Benda Keramik.
Benda-benda berharga dari keramik
bermanfaat untuk:
a.
Hiasan di
ruang tamu atau di ruang keluarga.
b. Kenang-kenagan.
c.
Kebanggaan.
9. Foto/Album.
Foto/Album bermanfaat ntuk:
a.
Mengenal
masa lalu.
b. Mengabadikan sebuah peristiwa.
10. Sertifikat
Sertifikat bermanfaat untuk:
a.
Bukti
kepemilikan tanah atau property lain.
b. Jaminan kredit.
Langganan:
Postingan (Atom)